Daerah Irigasi (DI) Sapon adalah sistem pengairan lahan pertanian seluas kurang lebih 2.195 hektar yang terletak di Kabupaten Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta. Air untuk daerah irigasi ini bersumber dari Bendung Sapon yang membendung aliran Sungai Progo.
Daerah Irigasi Sapon di bawah wewenang pemerintah daerah melalui Dinas Pekerjaan Umum Perumahan dan Energi Sumber Daya Mineral (PUPESDM) DIY.
Lokasi Bendung terletak di Padukuhan Sapon, Kalurahan Sidorejo, Kapanewon Lendah, Kulon Progo.
Cakupan Wilayah Irigasi: Mengairi lahan persawahan di tiga kapanewon (kecamatan), yaitu Panjatan, Galur, dan Temon.
Berdasarkan data teknis pengelolaan irigasi, desa-desa yang mendapatkan layanan air meliputi:
Kapanewon Lendah : Sidorejo dan Wahyurejo.
Kapanewon Galur : Brosot, Banaran, Kranggan, Nomporejo, Karangsewu, Pandowan, Tirto Rahayu.
Kapanewon Panjatan: Jatirejo, Bumirejo, Kanoman, Bugel, Wahyurejo, Krembangan, Cerme, Panjatan, Gatakan.
Kapanewon Temon : Kulur, Kaligintung, Temon Wetan, Karangwuluh.
Pengelolaan air di wilayah-wilayah ini dikoordinasikan melalui Gabungan Perkumpulan Petani Pemakai Air (GP3A) untuk memastikan distribusi yang merata, terutama pada musim tanam.
GP3A di DI Sapon beserta unit P3A yang berada dalam naungannya:
1. GP3A Banaran : Mengampu wilayah hilir dan sebagian saluran sekunder di sisi selatan. Berdasarkan data Dinas PUPESDM DIY, GP3A ini membawahi sekitar 16 unit P3A, antara lain: P3A Ciptaboga (Ngremang), P3A Tegal Mulyo (Patuk), P3A Tani Makmur, P3A Sido Makmur, P3A Pulotirto (Kalurahan Brosot), P3A Sri Rejeki (Kalurahan Banaran), P3A Sumber Rejeki (Kalurahan Banaran), P3A Sumber Dadi (Pulo Pete), P3A Tirto Mulyo (Jolon Toro), P3A Marsudi Luhur
2. GP3A Wokeng (Wonokasih-Kengkeng) Mengampu wilayah hulu dan tengah sistem irigasi Sapon dengan total sekitar 20 unit P3A. Beberapa unit yang tergabung diantaranya: P3A Lumintu, P3A Guna Tirta, P3A Ngudi Rahayu, P3A Tirto Aji, P3A Wijimulyo, P3A Guyup Rukun, P3A Ngudi
Kedua GP3A ini berperan vital dalam menyusun Tata Tanam Tahunan bersama Dinas PUPESDM DIY dan memastikan air sampai ke petak tersier petani secara adil melalui sistem golongan.
Luas Tanaman: 2,194.8 Ha Padi: 2,194.8 Ha Palawija: 0.0 Ha